seiring redupnya lilinmencari tahu akhir jalanku
selemah sinar senja punah
perlahan-lahan sakit hatinya mati
apa yang akan terjadi
biar waktu yang menghakimi
akhir kisah apa yang kudengar?
aku tak bisa menghadapimu
percakapanmu dan pandanganmu
kebekuanmu melumpuhkanku
berpura-puralah kau masih sehati
karena selama ini kaulah yang kucari
kekhilafanku hantarkan kita
didua arah yang jauh berbeda
nafas terakhir perjuangan kita...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar